Source Control
Hey Gwener's, What's Up!
Sudahkah Sobat menggunakan Source Control untuk mendevelop aplikasi yang sedang dibuat?. Saya punya sedikit ilustrasi. Ketika kita mendevelop biasa permasalah akan muncul dipertengahan proses tersebut. Apa yang akan sobat lakukan jika ternyata coding yang sedang sobat kerjakan ternyata salah dan jauh berbeda dengan yang sebelumnya sudah benar. Tentu tidak ada masalah jika sobat sudah backupnya, namun apakah setiap saat sobat bisa melakukan backup ini secara kontinu? Bagaimana jika backup tersebut hilang. Bahkan saya yakin jarang sering developer mau menggunakan konsep ini dengan backup. Karena itu membutuh storage local yang besar. Sebenarnya fitur ini sudah handle oleh Source Control. Nah, Pengen tau? baca terus artikel ini.

Apa itu Source Control?

Source Control merupakan fasilitas yang bisa digunakan untuk memanagement file atau source tertentu dengan konsep versioning. Versioning disini maksudnya adalah membuat backup setiap kali ada perubahan yang dilakukan. Seperti yang saya jelaskan diatas. Sehingga hal ini akan membantu mentroubleshot ketika terjadi perbedaan file atau source yang telah kita ubah.
Source Control biasa akan membutuhkan storage yang besar. Karena proses selalu membuat backup perubahan yang telah dilakukan. Untuk perusahaan besar memang ini tidak begitu menjadi masalah. Namun dikalangan individual storage itu sangat mahal untuk skala besar. Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan kita membuat project di Cloud atau disebut dengan istilah Cloud Project. Sehingga hanya membutuhkan koneksi internet kita bisa mendevelop project dari mana saja. Nah, berikut beberapa 3 Cloud Project yang sudah dilengkapi dengan source Control

3 Source Control online gratis

  1. Visual Studio Online (TFS Online)

    Buat sobat pencinta produk .Net tentunya visual studio sudah asing lagi. Namun tahukah sobat kini telah hadir source control online dari visual studio. TFS (Team Foundation Server) yang biasa selalu disandingkan dengan visual studio. Nah untuk informasi bagaimana menggunakan TFS online sobat bisa membaca dari Cara menggunakan Team Foundation Server (TFS) pada Visual Studio Online.
  2. CodePlex (Publish .Net Project)

    Sharing library ataupun project .net sudah hal yang lumrah dilakukan oleh para developer. CodePlex bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktifitas ini. Selain itu CodePlex juga bisa digunakan untuk memperkenalkan produk yang sobat miliki yang sifatnya bentuk komersil.
  3. Google Code (Hosting file HTML)

    Mempunyai hosting tentu sangat bagus jika digunakan untuk file website. Banyaknya hosting gratis biasanya terbatas pada kuota storage maupun hanya pada masa trial saja. Sebagai perusahaan teknologi tersebsar google pun tidak mau kalah. Google Code adalah salah satu pilihan untuk hosting file yang bisa diakses kapanpun. Namun cara memenage file sedikit berbeda dengan cara hosting. Kalau biasanya menggunakna File Manager, Google Code justru menggunakan source control. Nah, fitur ini lah yang bisa sobat gunakan untuk membangun project di Google Code. Apapun filenya bisa digunakna pada Google Code ini.
Demikianlah macam Source Control yang bisa sobat gunakan untuk membangun aplikasi. Semoga bermanfaat.

2 comments: