Workflow and Activity
Hey Gwener's, What's Up!
Sobat sudah familiar dengan workflow foundation? Workflow merupakan sebuah alur proses yang dibuat untuk keperluan tertentu. Workflow Foundation bisa membantu sobat membangun hal tersebut. Namun ada persoalan yang perlu diperjelas dalam workflow foundation. Seperti yang kita lihat pada gambar diatas. Merupakan sebuah workflow yang terdiri dari bagian atau proses tertentu. Pada workflow foundation hal ini memiliki pengertian yang berbeda. Setiap proses/activity bisa dijadikan sebagai workflow. Nah, jadi apa bedanya workflow dengan activity ini?
Pertanyaan inilah yang sebelumnya terus saya cari tau maksud dan tujuan workflow foundation untuk membedakan kedua hal tersebut. dari beberapa hal yang saya lihat. Bahwa sebuah aktivity bisa digunakan sebagai workflow. Namun workflow juga bisa terdiri dari berbagai macam activity. Mungkin sobat juga akan merasa kebingungan dengan hal ini. Namun mari kita cari tau, kenapa bisa seperti ini.
Untuk lebih memermudah mungkin sobat perlu mengetahui dan menginstall workflow manager terlebih dahulu. Tool ini digunakan untuk mempublish workflow yang akan digunakan. selengkapnya sobat bisa membaca pada artikel berikut Cara install Workflow Manager 1.0

Defenisi workflow pada workflow Foundation

Workflow yang dimaksud adalah sebuah proses yang dieksekusi pada suatu activity. Sementara activy tersebut bisa memiliki child (anak) atau terdiri dari beberapa activity lain. Semakin banyak activity yang dimuat tentu akan semakin komplek pula aktivity yang dibuat. Perhatikan contoh script workflow berikut.
        Activity CreateWorkflow()
        {
            return new WriteLine(){
                Text = "Only Once Write"
            };
        }
Bedakan dengan workflow berikut
        Activity CreateWorkflow()
        {
            return new Sequence
            {
                Activities = 
                {
                    new WriteLine()
                    {
                        Text = "First Write"
                    },
                    new WriteLine()
                    {
                        Text = "Second Write"
                    },
                    new WriteLine()
                    {
                        Text = "Thrid Write"
                    }
                    // ... Next Write
                }
            };
        }
Kedua contoh diatas merupakan sebuah activity yang digunakan sebagai workflow. Sehingga workflow dan aktivity itu adalah sama hanya activity yang akan dieksekusi dianggap sebagai workflow sedangkan bagian dari workflow tersebutlah yang dianggap sebagai activity.
Bagimana menurut sobat. sudah cukup jelaskan dari ilustrasi diatas? Manfaat menggunakan workflow tentu akan mempermudah proses logic aplikasi yang sedang dibangun. Namun tahukah sobat bagaimana berinteraksi dengan sebuah workflow? ini caranya Cara berinteraksi dengan Workflow menggunakan Bookmark. Untuk membuat bookmark ini sobat harus menggunakan custom code activity yang bisa sobat baca di artikel Cara membuat custom code activity pada workflow foundation

1 comments: