Memulai code dengan LibGDX
Hey Gwener's, What's Up!
Inilah saat yang telah ditunggu, memulai untuk membuat aplikasi dengan framework canggih ini, LibGDX!. Ya, framework ini dikhususkan untuk developer aplikasi mobile, kenapa mobile? karena libGDX sangat mensupport berbagai macam platfrom mobile, seperti Android, IOS, Blackberry, HTML bahkan desktop pun bisa. Kenapa bisa bigetu? LibGDX Dibangun diatas Java oleh karenanya bisa digunakan diberbagai platfrom. Karena java termasuk platfrom yang disupport diberbagai macam OS dekstop maupun mobile.
Baik, mungkin itu sedikit perkenalan LibGDX ini. Jika sobat mengikuti beberapa artikel sebelumnya saya telah menjelaskan bagaimana membuat project menggunakan LibGDX ini menggunakan eclipse. Sampai terakhir pada Import Project LibGDX generator pada eclipse. Disini kita akan membuat sebuah sample aplikasi untuk memulai.

Hello word aplikasi

Sebagai dasar aplikasi untuk memulai maka kita akan mencoba untuk membuat aplikasi dengan tampilan helloword. Seperti gambar dashboard diatas. Class utama project libGDX berada pada project -core. Inilah inti dari class yang digunakan. Semua platfrom akan memanggil atau reference ke class tersebut.
Class utama ini berfungsi untuk memulai dan mengotrol alur dari aplikasi yang akan dibuat. Tentu ini menjadi tugas developer untuk melakukannya. Inilah kenapa kita perlu mencoba framework ini dengan aplikasi yang cukup sederhana seperti hello word.

Struktur Utama

Sebelum memulai ada baiknya kita mengenali dulu struktur class utama yang akan digunakan. Class utama ini menggunakan implement dari interface ApplicationListener. Interface ini terdiri dari bagian yang menentukan kapan membuat object dan kapan menampilkan. Berikut struktur interface ini.
public interface ApplicationListener { 
 public void create ();
 public void resize (int width, int height);
 public void render ();
 public void pause ();
 public void resume ();
 public void dispose ();
}
Dari struktur diatas rasanya sudah cukup jelas fungsi dari class utama ini. Semua diatur menggunakan interface ini sehingga alurnya menjadi cukup jelas.

Samples

Berikut contoh class utama yang bisa digunakan untuk mencoba framework ini.
public class Gweone extends ApplicationAdapter {
 SpriteBatch batch;
 Texture img;
 
 @Override
 public void create () {
  batch = new SpriteBatch();
  img = new Texture("badlogic.jpg");
 }

 @Override
 public void render () {
  Gdx.gl.glClearColor(1, 0, 0, 1);
  Gdx.gl.glClear(GL20.GL_COLOR_BUFFER_BIT);
  batch.begin();
  batch.draw(img, 0, 0);
  batch.end();
 }
}
Pada contoh diatas, kita mencoba untuk menampilkan gambar dari libGDX. seperti yang dijelaskan diatas setiap fungsi interface memiliki peran tersendiri. Seperti fungsi create digunakan untuk mendeklarasikan object sedangkan fungsi render digunakan untuk menampilkan object yang telah dideklarasikan tersebut.

Inilah code sederhana yang bisa kita pelajari untuk menggunakan LibGDX ini. Untuk selanjut kita mencoba membuat dan memahami fitur libGDX pada artikel selanjutnya. Jika sobat belum mengetahui framework ini bisa baca di libGDX framework untuk aplikasi mobile (Java, IOS, android, html5)

1 comments: